Inilah kegiatan saya yang cukup melelahkan dan menyita waktu sebelum dan pasca tangal 21 Agustus yang bersejarah itu, selain hari kartini tentunya.
Tanggal 20 Agustus08.35Setting : Di PT PAL yang superketat, military guarded itu
Scene : Dua Mahasiswa OJT mengantarkan laporan OJT
Cast : Saya, Si Ajiedut, Pak Bondan, Bu Dyah
Cameo : Bu Irma yang
agak kurang ramah itu
Talent : Bapak-bapak, Mas-Mas dan Om-Om TNI AL
Kegiatan dimulai dengan mengantarkan laporan kerja praktek yang sudah sebulan ini saya jalani bersama dengan dua orang manusia penuh karakter, dan tibalah waktunya pengumpulan laporan yang bikinnya gak seberapa susah itu. Sebenerna gak ada hal yang perlu di anggap berat waktu kerja praktek di sana, tapi penjaagaannya itu lohhh....berlapis, fully shielded, fully ribet, and complicated. Harus lapor ini itu klo belum punya id card. Dan jam masuknya harus jam stengah delapan teng..! (bahkan kurang..) penjaganya juga gak terlalu welcome sama anak- anak OJT. Suka curigaan, misalnya pas kita pulang..
Mas-Mas TNI AL : "STNK..?"
Kita : nyerahin STNK
Mas-Mas TNI AL : "OJT jam segini kok sudah pulang..."
Kita : "Stengah hari cuma Pak..."
Mas-Mas TNI AL : "Ini apa...?" (Sambil ngangkat-ngangkat, meraba backpack...)
Kita : "Helm Pak..."
Mas-Mas TNI AL : "Jangan bawa barang dari PT PAL ya..."(ngambil...ato
nyuri tanpa ijin maksudnya--mana ada nyuri ijin hee--)
Kita : ya..iya..kaleeee
Yang jelas orang-orang yang berdedikasi dan berdisiplin tinggi seperti mereka cukup memberikan dampak positif terhadap suasana kerja di PT PAL. Jadi klo kita telat dikit dan jam stengah delapan masih ada acara-acara sarapan pagi di warung deket parkiran ya alamat ntar bakalan ditinggal pembimbing OJT dan kita hanya luntang luntung muter-muter galangan yang panas dan besar itu. Dan bukan tidak mungkin proses produksi akan tepat waktu tanpa adanya pengaruh military sphere di dalam sebuah perusahaan besar kayak PT PAL..bagusss...dan saluttt.
Tapi klo pembimbing wah welcome banget, friendly abis, presentasi OJT yang saya pikir akan terkesan amat sangat horor dan mencekam itu akhirnya berujung pada tawa riang canda semua tumbuh jadi satu... Dan juga agaknya bapak-bapak TNI AL yang bertugas di garda depan juga mulai sedikit memberikan kesan manis, seperti waktu kita masuk pintu penjagaan mau ngurus laporan.
Bapak-Bapak TNI AL : " dari rekan-rekan ITS ya..?"
Kita : "iya Pak..."(senyum-senyum gembira)
Bapak-Bapak TNI AL : "Kenal ***** (nyebutin nama..) perkapalan angkatan 2005, kemarin dia bikin robot katanya.."
Kita : "Ooooo...PENS mungkin Pak.." (gak tau apakah beliau ngerti gak PENS
itu apa..secara kita gak pernah bikin robot gitu lohh..)
Note : jangan anggap bahwa semua anak ITS kenal satu sama lain, kecuali dia emang terkenal kayak Putri misalnya..terkenal aja belum tentu kita tahu..heee
12.30
Setting : Di Laboratorium Hidrodinamika yang keren itu
Scene : Repair Model kapal, Ngampelas, Ngecat,
Cast : Saya, Si Dika, Si Dede, Pak Condro dan Pak Pur
Cameo : Pak Ikap
Talent : Cewek - cewek jurusan sebelah yang teriak-teriak gak jelas
Kegiatan siang itu adalah melakukan perbaikan model dan hari itu tepat dengan ulang tahun Hardika yang wajahnya lebih tua dari umurnya itu. Dan yang bikin stress saya adalah besoknya model kapal saya harus sudah siap untuk ditarik dan dites, konon katanya mulai pagi sampai malam...ohhh.
19.30
Setting : Galaxy Mall
Scene : Cengengesan, bertingkah aneh, muter-muter
Cast : Saya, Si Fery, Si Anam, Si Dika, Si Sanyoto
Cameo : --
Talent :Mbak-mbak dan Mas-mas Mall worshippers
Padahal awalnya Saya dan Hardika mau nyari cat pilox buat repair model kapal besok, tetapi ajakan entah siapa akhirya kita berlima jadi wong deso yang nge-mall.
Si Dika : “Aku blum sikatan yo opo iki..?”
Saya : “iyo dik kayaknya ada yang kurang pada diriku aku juga belum, gimana klo kita beli odol n sikat di Hero trus numpang toilet buat sikatan,..sik onok gak Hero di Galaxy Mall..atau emang gak onok..atau di Ranch Market ae..”--terobsesi Ranch Market--
Ternyata obrolan sudah-sikatan-atau-belum-itu hanya sebatas angin lalu toh saya tetap melenggang dan tersenyum ceria waktu di GM (Galaxy Mall) walaupun dari pagi baju lum ganti dan entar malem renacananya nginep di Dhani dan gak pulang buat uji model besok pagi.
Si Anam : “Ehh..Teguh ape golek tempat gawe traktiran sesuk rek..”
Mereka : “Nang..endi guh..nang endi...”
Saya : loncat dari eskalator lantai 3 akibat tekanan batin yang tidak tertahankan...
Beberapa Jam kemudian.
Si Sanyoto : “Eh..klo ngomong pake Bahasa Inggris gitu rek
biar keren..”
Saya : “..Cin..sua..ten tok tse ni pu ye..ni tsan si cen haa..Galaxy Mall...ni how sen cen ta..wa ren kwe..wes ewes..ewess..--ngawur, ngasal dan gak tau malu-- langsung dengan reflek menimpali Sanyoto dengan mengeluarkan kemampuan Bahasa Asing dengan set mode
Hongkong :On
Dan adegan tersebut masih berlanjut hingga ke dalam lift dengan diikuti Si Fery, Anam, Sanyoto dan Hardika yang mengeluarkan kemampuan Bahasa Asing masing masing..wehh..pasti yang denger serasa ada lima orang pemuda yang tampang-nya gak ada bule-bule-nya ato Hongkong-Hongkong-nya itu dengan percakapan tingkat tinggi.
Perjalanan akhirnya berakhir di gerai McD yang dengan tidak tau malu kita mesen Ice Cone. Dengan koordinator mas Fery yang cukup ramah dengan si Mbak penjaga McD dan mulai sedikit melakukan pendekatan dengan boneka badut yang tampangnya mirip Om-Om Psycho yang suka nyulik anak kecil bernama Ronald itu.

Tanggal 21 Agustus yang memorable itu
06.45
Setting : Lab Hidro yang keren dan Megah itu
Scene : Repair, Uji Model, Pengambilan Gambar
Cast : Saya, Si Hardika, Si Herul, Si Dede, Pak Condro, Pak Pur
Cameo : Pak Ikap, Pak Petrus, Pak Aswan(..lupa namanya..Dosen kelautan..), Pak Taufik, Pak Tony
Talent :---
This is my first final project experiment, walaupun proposal masih belum di masukkan tapi kita berempat sudah beberapa minggu ini bergumul dengan Laboratorium yang keren ini (tetep..). Dan ini adalah percobaan pertama saya yang akan menentukan kelangsungan tugas akhir saya nantinya. Awalnya saya juga sempat merasa agak ragu dengan metode yang dipake tapi Istiqomah aja, Insya Allah bisa. Dan yang bikin saya amat sangat thankfulled yaitu dosen-dosen Hidro terutama Pak Ikap yang notabene baru aja mewakili ITS dalam ajang dosen berprestasi nasional (masuk 15 besar nasional..two thumbs up,,for him), Pak Petrus dan Pak Dosen Kelautan yang turut mengikuti proses pengujian...(ya..mereka pastinya punya interest masing-masing..but it's justifiable lah..). And last but not least, Man Of the Day yang dari pagi hingga sore meladeni, ngomelin kerjaan saya yang gak becus, ngasih masukan, koreksi, motivasi dan inspirasi pada proses pengerjaan experiment adalah Pak Condro.
And here are my Credit Title....
Thanks to:
Pak Ikap (The Pembimbing) for the Cool Nikon -- and I didn't know how to open the lens --
Pak Petrus (The Dosen wali) for spending your time and do some photos
Pak Condro (The Man Of The Day)
Dede for the Sony Cybershot
Haerul as the photographer
Hardika sebagai yang di tua kan oleh kami bertiga
Pak Pur for the cooperative, and helpful action
Pak Tony
Pak Taufik
Ibu-ibu kantin Biologi
Tapi yang bikin saya tetap tegar dan menatap masa depan yang lebih baik adalah SMS ucapat selamat ulang tahun dari teman-teman, sory yang belum sempet saya bales..you're such a fresh water in desert..(halah...)...dan tradisi minta traktiran itu masih ada, heran..siapa sih dulu yang bikin aturan klo ulang tahun harus ada acara traktiran segala macem..pengen tak lindes..(lhoo..kok emosi Mas..heee).
Memang walaupun tanggal segitu amat sangat bersejarah buat saya, tapi saya cukup merasakan dampaknya, yaitu saya melewatkan 2 episode Heroes di Trans TV (hare..gene..liat di TV). Dan juga agak ketinggalan berita yang aktual tajam dan terpercaya itu.
Dhani : “Motif penculikan Raisya apa sih..?” sambil liat TV
Saya : “Tau..paling rebutan hak asuh anak” (lagi baca koran ahri itu dan mengangap si Raisya adalah anaknya Tamara Blezinky)
Dhani : “hehh...” (bingung..)
Saya : “Dan ada..anak kecil diculik ya Dan..wehh..jadi berita halaman pertama...sapa sih...(bolak-balik koran)
Dhani : “Raisya..”
Saya : “hehhh...” (bingung...)
24 Agustus.
Inilah detik-detik menebarkan pengumpulan proposal TA yang bikin saya agak cuek sama SMS...(ada temen protes SMSnya gak di bales-bales heee...). Finally it's done, Alhamdulillah tinggal ujian proposal....potong rambut dulu ahhhh..(ngeliat rambut sudah kayak John Lenon). Thanks