Welcome !

Thanks For Visiting...tore.....ro...ret

AdSense

Friday, August 31, 2007

Malaysia Oh Malaysia






Setelah Sipadan Ligitan , setelah banyak pahlawan devisa tersiksa, tak cukup juga mereka melakukan tindakan pelecehan terhadap seorang wasit karate asal Indonesia. Sekelompok Polisi Diraja Malaysia berjumlah empat orang mengeroyok Donald Luther Kolopita, sepulang mengadakan pertemuan di sebuah hotel di Malaysia. Entah motif apa yang dilakukan empat polisi raja di laut itu hingga melakukan tindakan yang bikin Pak Donald babak belur. Tentunya hal tersebut menyulut emosi masyarakat Indonesia baik yang di Malaysia maupun di Indonesia. Tindakan biadab itu anehnya dilakukan oleh sekelompok oknum polisi. Sejak awal masyarakat menyerukan agar Malaysia meminta maaf secara langsung kepada Indonesia terkait kasus tersebut. Namun sejak tanggal 24 Agustus kemarin diamana awal terjadinya insident pemukulan baru tadi malam menteri luar negeri Malaysia meminta maaf secara langsung kepada Presiden SBY. Pak SBY menggap bahwa ada itikat baik dari pemerintah Malaysia dalam menanggapi kasus pemukulan ini. Namun alangkah baiknya pihak Malaysia sendiri memberikan penjelasan secara transparant mengenai kejadian tersebut baik dari pengusutan kasus maupun pandangan pihak pemerintah Malaysia sendiri. Jangan sampai negara kita hanya bisa jadi korban negara tetangga.

Alahkan indah dan manis jika hubungan Malaysia dan Indonesia seperti halnya duet Amy Search dan Inka Christy waktu itu...ahhhh.."Andai.di..pisah..laut dan pantai..tak..akan..goyah..gelora cinta...ayo..semua..angkat semua tangan ke atas..syallala...lalalaa...lallaa...laaa...syalalaa..laa"-- Laguduet jaman dulu, yang dulu sering di puter Om saya..pas sore-sore --

Berita Terkait :
Menlu Malaysia Nelpon Minta Maaf
Kesaksian Kasus Pemukulan



Sunday, August 26, 2007

Yang Di TV, Yang Mengganggu

Halo penikmat dan pemerhati dunia pertelevisian tanah air, walapun saya hanya sejam dua jam sehari liat tipi, tapi yang namanya penonton klo ngeliat sesuatu yang tampak aneh dan seharusnya tidak layak muncul di TV bagaimana tidak geram (ciee..geram..asin la'an). Setelah dunia pertelevisian nasional di hadiri oleh senetron tidak penting dan gak mutu macem sinetron silat yang dipadu dengan lagu-laguan dangdut dan kemunculan siluman itu, trus program reality show tentang cinta-cintaan yang tampak amat sangat tidak wajar karena sudah direkayasa itu. Toh itu juga masih ada yang nonton. Nah sekarang ada beberapa hal gak penting dan mengganggu yang muncul di kotak ajaib yang bernama TV.


Iklan T** F*k

Sejak awal kemunculan iklan ini di layar TV saya menganggap bahwa produk T** F*k tersebut adalah produk kosmetik biasa, kelas bawah yang gak punya duit buat bikin iklan di agency yang bagus ataupun paling gak nyomot bintang sinetron buat jadi bintang iklan. Coba anad perhatikan awal kemunculan iklan T** F*k ini yang tampak suram dan gak banget. Dialog aneh dan pengambilan gambar yang sama sekali tidak artistik, serta talent yang jadi model iklannya juga tampak seperti orang dalam perusahaan dan keluarga dewe..dan logatnya itu loh..medok poul. Ok saya pikir itu adalah testimoni para pemakai produk tersebut yang diambil secara random jadi tidak terkesan dibuat-buat. Tapi oh ternyata Mas-Mas dan Mbak-Mbak itu muncul lagi di versi iklan berikutnya. Ya saya pikir ini produk baru yang lagi ngambil bran positioning jadi expense buat iklan cuma bisa bikin kayak iklan layanan masyarakat itu..tapi ini lebih parah. Dan perkiraan saya salah..they got lotta money to spend. Produk tersebut jadi sponsor utama acara MTV beberapa tahun lalu, dan barusan jadi sponsor utama acara ulang tahun RCTI. Tapi mengapa si T** F*k yang bebas mercury dan hidroquinon itu tidak bikin iklan sekelas Ponds atau iklan lain yang lebih bener. Apa yang punya T** F** jarang liat TV ya..jadi gak pernah liat iklan bagus, jadi bikinnya dengan menggunakan gaya iklan Dr TV yang cuma ngeliatain orang sebelum make dan sesudah make produk lengkap dengan testimoni yang aneh itu. Kok malah harus melibatkan Efendi Gozali dan kru News DotCom serta para anggota Republik Mimpi buat bikin iklan kampanye anti mercury. Coba perhatikan pengambilan gambarnya yang ala kadarnya itu. Paling cuma ngomong trus di shoot di depan blue screen, dan coba anda perhatikan apakah ada perubahan pada wajah Efendi Gozali dalam beberapa bulan ke depan...hee. Dan sekali lagi harus saya akui.....ini adalah iklan terburuk sejak iklan Yung San kapsul. Walaupun akhirnya dengan terpaksa memunculkan si Rini Idol, ya lumayanlah buat debut iklan seorang juara Indonesian Idol. Makanya hindari pemakaian mercury dan hidroquinon yang berlebihan terutama pada bahan makanan, jadi pakailah T** F*k...ting!



BBB

Awal mendengar singkatannya aja bayangan saya langsung ke salah satu merek detergent bubuk. Nama Bukan Bintang Biasa terkesan "berat" dan sedikit maksa. Mungkin si Melly Goeslaw berniat membentuk sebuah komoditas baru dalam dunia hiburan yang bisa segala macem jadi diambillah Bukan Bintang Biasa sebagai nama.Walaupun menurut saya kehadiran "Lets dance Together" agak sedikit merusak citra Melly Goeslaw sebagai seorang musisi yang punya karakter sendiri dalam bikin lagu, dan selalu pas klo ngajak musis lain nyanyi bareng dia. Tapi ohhhh..bencana datang setelah 5 Artis sinetron yang sama sekali gak bisa nyanyi itu suaranya sering munculdi radio-radio dan TV. Ditamabah lagi proyek Film dengan judul yang sama, mungkin ketidak suksesan filmnya menyamai filmnya anak-anak AFI jaman dulu. Kebetulan saya gak pengen nonton filmnya (gile aja...mending nonton Hidayah di Tipi..dari pada buang duit liat BBB...) mungkin awalnya pengin dimirip-miripin sama High School Musical itu, tapi entahlah hanya mereka yang tahu. Dan semakin diperparah lagi oleh soundtract film yang lagunya lebih pas dinyanyiiin waktu ngelilingin api unggun, atau pas penjelajahan (emang lagu pramuka...).

Dewi - Dewi

Mungkin secara nilai komersil Ahmad Dhani sukses membuat trio yang menyaingi Trio Macan itu (bukan TLC ya...sory..). Ditambah keseringannya Dewi - Dewi ini muncul di Tipi dengan lagu itu -itu aja...apa sih judulnya..yang Mama...mamaa...tolonglah..aku..trus papa..paa..itu..opo sih..Keluarga Berencana..?bukan ya..(sumpah lupa...hee). Untuk urusan kualitas vokal mungkin tidak perlu diragukan karena Mas Dhani nyarinya juga pake audisi segala toh. Tapi klo ngeliat performance di atas panggung...aduhh...mengapa ya...si Mbak..Mbak bertiga itu malas buka suara..alias lip sync (gimana sih tulisane..Lip Sing..Lip Sync). Dua kali saya menemui mbak-mbak ini di program dan tivi berbeda tetap dengan ke-lyp sync-ngannya itu, padahal klo diliat-liat toh waktu nyanyi mereka gak sampek jumpalitan kayak Trio Macan, dan juga gak pake ada acara head banging, apalagi sampe makan beling dan guling-guling di tanah. Entah alasan apa yang mendasari Dewi - Dewi yang tampil lyp sync itu...yang jelas its so annoying...



Sinetron bukan Anak-Anak

Ni dia satu lagi ancaman bagi generasi muda (ciee..). Sinetron yang dari judulnya tampak mencerminkan kehidupan anak-anak dan pemainnya pun masih sekitaran SD - SMP malah menjadi sinetron kehidupan dewasa yang pemainnya anak-anak. Coba liat cerita disitu yang kebanyakan anak SD ato SMP yang sudah taksir-taksiran, dengan permasalah cinta yang pelik gaya sinetron ABG itu. Adohhh...coba para sutradara tidak bisakah anda bikin sinetron berkualitas dan menyentuh kayak Keluarga Cemara yang dulu saya tonton itu. Yang lebih realistis dan settingnya tidak melulu rumah gede, dan Mall. Mungkin Pak Ram Punjabi atau siapalah para pemilik PH agar tidak hanya bisa bikin sinetron yang addictive tapi gak mendidik itu tapi bikin tayangan yang cerdas dan tidak membodohi. Jadi pengen nyari DVD nya Keluarga Cemara...ada gak ya.

Friday, August 24, 2007

What A Tough Day

Inilah kegiatan saya yang cukup melelahkan dan menyita waktu sebelum dan pasca tangal 21 Agustus yang bersejarah itu, selain hari kartini tentunya.

Tanggal 20 Agustus
08.35
Setting : Di PT PAL yang superketat, military guarded itu
Scene : Dua Mahasiswa OJT mengantarkan laporan OJT
Cast : Saya, Si Ajiedut, Pak Bondan, Bu Dyah
Cameo : Bu Irma yang agak kurang ramah itu
Talent : Bapak-bapak, Mas-Mas dan Om-Om TNI AL

Kegiatan dimulai dengan mengantarkan laporan kerja praktek yang sudah sebulan ini saya jalani bersama dengan dua orang manusia penuh karakter, dan tibalah waktunya pengumpulan laporan yang bikinnya gak seberapa susah itu. Sebenerna gak ada hal yang perlu di anggap berat waktu kerja praktek di sana, tapi penjaagaannya itu lohhh....berlapis, fully shielded, fully ribet, and complicated. Harus lapor ini itu klo belum punya id card. Dan jam masuknya harus jam stengah delapan teng..! (bahkan kurang..) penjaganya juga gak terlalu welcome sama anak- anak OJT. Suka curigaan, misalnya pas kita pulang..


Mas-Mas TNI AL : "STNK..?"
Kita : nyerahin STNK
Mas-Mas TNI AL : "OJT jam segini kok sudah pulang..."
Kita : "Stengah hari cuma Pak..."
Mas-Mas TNI AL : "Ini apa...?" (Sambil ngangkat-ngangkat, meraba backpack...)
Kita : "Helm Pak..."
Mas-Mas TNI AL : "Jangan bawa barang dari PT PAL ya..."(ngambil...ato
nyuri tanpa ijin maksudnya--mana ada nyuri ijin hee--)
Kita : ya..iya..kaleeee



Yang jelas orang-orang yang berdedikasi dan berdisiplin tinggi seperti mereka cukup memberikan dampak positif terhadap suasana kerja di PT PAL. Jadi klo kita telat dikit dan jam stengah delapan masih ada acara-acara sarapan pagi di warung deket parkiran ya alamat ntar bakalan ditinggal pembimbing OJT dan kita hanya luntang luntung muter-muter galangan yang panas dan besar itu. Dan bukan tidak mungkin proses produksi akan tepat waktu tanpa adanya pengaruh military sphere di dalam sebuah perusahaan besar kayak PT PAL..bagusss...dan saluttt.



Tapi klo pembimbing wah welcome banget, friendly abis, presentasi OJT yang saya pikir akan terkesan amat sangat horor dan mencekam itu akhirnya berujung pada tawa riang canda semua tumbuh jadi satu... Dan juga agaknya bapak-bapak TNI AL yang bertugas di garda depan juga mulai sedikit memberikan kesan manis, seperti waktu kita masuk pintu penjagaan mau ngurus laporan.




Bapak-Bapak TNI AL : " dari rekan-rekan ITS ya..?"


Kita : "iya Pak..."(senyum-senyum gembira)


Bapak-Bapak TNI AL : "Kenal ***** (nyebutin nama..) perkapalan angkatan 2005, kemarin dia bikin robot katanya.."


Kita : "Ooooo...PENS mungkin Pak.." (gak tau apakah beliau ngerti gak PENS
itu apa..secara kita gak pernah bikin robot gitu lohh..)


Note : jangan anggap bahwa semua anak ITS kenal satu sama lain, kecuali dia emang terkenal kayak Putri misalnya..terkenal aja belum tentu kita tahu..heee




12.30
Setting : Di Laboratorium Hidrodinamika yang keren itu
Scene : Repair Model kapal, Ngampelas, Ngecat,
Cast : Saya, Si Dika, Si Dede, Pak Condro dan Pak Pur
Cameo : Pak Ikap
Talent : Cewek - cewek jurusan sebelah yang teriak-teriak gak jelas



Kegiatan siang itu adalah melakukan perbaikan model dan hari itu tepat dengan ulang tahun Hardika yang wajahnya lebih tua dari umurnya itu. Dan yang bikin stress saya adalah besoknya model kapal saya harus sudah siap untuk ditarik dan dites, konon katanya mulai pagi sampai malam...ohhh.


19.30
Setting
: Galaxy Mall
Scene : Cengengesan, bertingkah aneh, muter-muter
Cast : Saya, Si Fery, Si Anam, Si Dika, Si Sanyoto
Cameo : --
Talent :Mbak-mbak dan Mas-mas Mall worshippers




Padahal awalnya Saya dan Hardika mau nyari cat pilox buat repair model kapal besok, tetapi ajakan entah siapa akhirya kita berlima jadi wong deso yang nge-mall.




Si Dika : “Aku blum sikatan yo opo iki..?”
Saya : “iyo dik kayaknya ada yang kurang pada diriku aku juga belum, gimana klo kita beli odol n sikat di Hero trus numpang toilet buat sikatan,..sik onok gak Hero di Galaxy Mall..atau emang gak onok..atau di Ranch Market ae..”--terobsesi Ranch Market--



Ternyata obrolan sudah-sikatan-atau-belum-itu hanya sebatas angin lalu toh saya tetap melenggang dan tersenyum ceria waktu di GM (Galaxy Mall) walaupun dari pagi baju lum ganti dan entar malem renacananya nginep di Dhani dan gak pulang buat uji model besok pagi.




Si Anam : “Ehh..Teguh ape golek tempat gawe traktiran sesuk rek..”
Mereka : “Nang..endi guh..nang endi...”
Saya : loncat dari eskalator lantai 3 akibat tekanan batin yang tidak tertahankan...



Beberapa Jam kemudian.

Si Sanyoto : “Eh..klo ngomong pake Bahasa Inggris gitu rek
biar keren..”
Saya : “..Cin..sua..ten tok tse ni pu ye..ni tsan si cen haa..Galaxy Mall...ni how sen cen ta..wa ren kwe..wes ewes..ewess..--ngawur, ngasal dan gak tau malu-- langsung dengan reflek menimpali Sanyoto dengan mengeluarkan kemampuan Bahasa Asing dengan set mode
Hongkong :On

Dan adegan tersebut masih berlanjut hingga ke dalam lift dengan diikuti Si Fery, Anam, Sanyoto dan Hardika yang mengeluarkan kemampuan Bahasa Asing masing masing..wehh..pasti yang denger serasa ada lima orang pemuda yang tampang-nya gak ada bule-bule-nya ato Hongkong-Hongkong-nya itu dengan percakapan tingkat tinggi.


Perjalanan akhirnya berakhir di gerai McD yang dengan tidak tau malu kita mesen Ice Cone. Dengan koordinator mas Fery yang cukup ramah dengan si Mbak penjaga McD dan mulai sedikit melakukan pendekatan dengan boneka badut yang tampangnya mirip Om-Om Psycho yang suka nyulik anak kecil bernama Ronald itu.



Tanggal 21 Agustus yang memorable itu
06.45
Setting : Lab Hidro yang keren dan Megah itu
Scene : Repair, Uji Model, Pengambilan Gambar
Cast : Saya, Si Hardika, Si Herul, Si Dede, Pak Condro, Pak Pur
Cameo : Pak Ikap, Pak Petrus, Pak Aswan(..lupa namanya..Dosen kelautan..), Pak Taufik, Pak Tony
Talent :---


This is my first final project experiment, walaupun proposal masih belum di masukkan tapi kita berempat sudah beberapa minggu ini bergumul dengan Laboratorium yang keren ini (tetep..). Dan ini adalah percobaan pertama saya yang akan menentukan kelangsungan tugas akhir saya nantinya. Awalnya saya juga sempat merasa agak ragu dengan metode yang dipake tapi Istiqomah aja, Insya Allah bisa. Dan yang bikin saya amat sangat thankfulled yaitu dosen-dosen Hidro terutama Pak Ikap yang notabene baru aja mewakili ITS dalam ajang dosen berprestasi nasional (masuk 15 besar nasional..two thumbs up,,for him), Pak Petrus dan Pak Dosen Kelautan yang turut mengikuti proses pengujian...(ya..mereka pastinya punya interest masing-masing..but it's justifiable lah..). And last but not least, Man Of the Day yang dari pagi hingga sore meladeni, ngomelin kerjaan saya yang gak becus, ngasih masukan, koreksi, motivasi dan inspirasi pada proses pengerjaan experiment adalah Pak Condro.

And here are my Credit Title....
Thanks to:
Pak Ikap (The Pembimbing) for the Cool Nikon -- and I didn't know how to open the lens --
Pak Petrus (The Dosen wali) for spending your time and do some photos
Pak Condro (The Man Of The Day)
Dede for the Sony Cybershot
Haerul as the photographer
Hardika sebagai yang di tua kan oleh kami bertiga
Pak Pur for the cooperative, and helpful action
Pak Tony
Pak Taufik
Ibu-ibu kantin Biologi


Tapi yang bikin saya tetap tegar dan menatap masa depan yang lebih baik adalah SMS ucapat selamat ulang tahun dari teman-teman, sory yang belum sempet saya bales..you're such a fresh water in desert..(halah...)...dan tradisi minta traktiran itu masih ada, heran..siapa sih dulu yang bikin aturan klo ulang tahun harus ada acara traktiran segala macem..pengen tak lindes..(lhoo..kok emosi Mas..heee).


Memang walaupun tanggal segitu amat sangat bersejarah buat saya, tapi saya cukup merasakan dampaknya, yaitu saya melewatkan 2 episode Heroes di Trans TV (hare..gene..liat di TV). Dan juga agak ketinggalan berita yang aktual tajam dan terpercaya itu.



Dhani : “Motif penculikan Raisya apa sih..?” sambil liat TV
Saya : “Tau..paling rebutan hak asuh anak” (lagi baca koran ahri itu dan mengangap si Raisya adalah anaknya Tamara Blezinky)
Dhani : “hehh...” (bingung..)
Saya : “Dan ada..anak kecil diculik ya Dan..wehh..jadi berita halaman pertama...sapa sih...(bolak-balik koran)
Dhani : “Raisya..”
Saya : “hehhh...” (bingung...)


24 Agustus.
Inilah detik-detik menebarkan pengumpulan proposal TA yang bikin saya agak cuek sama SMS...(ada temen protes SMSnya gak di bales-bales heee...). Finally it's done, Alhamdulillah tinggal ujian proposal....potong rambut dulu ahhhh..(ngeliat rambut sudah kayak John Lenon). Thanks

Friday, August 17, 2007

Semangat Tujuh Belasan




            Sudah tiga kali saya merayakan malem tujuh belasan di Surabaya, dan tidak seperti biasanya saya ikutan acara yang mereka sebut tirakatan di daerah kos temen saya di Perumdos ITS. Niat awalnya sih pengen kabur dari acara serupa yang diadain di depan rumah bude saya di Karang Menjangan, lagian mulai dari pagi sampe sore saya di kampus jadi agak males buat begituan (...?..). Mungkin juga lebih enak sama temen-temen jadi feel tujuh belasannya lebih dapet (halah..), temen saya yang bernama Hamdani Ridwan ini toh juga tampaknya tidak terlalu antusias dengan acara malem tujuh belasan yang dari sore sudah mulai rame orang di sekitaran nyiapain acara ini-itu. Malah kita nonton Heroes dan dilanjutin dengan nonton film di kamar kos. Malam pun mulai larut dan bulu kuduk mulai meremang seolah firasat itu muncul dan benar beberapa menit kemudian kita diajakin oleh Bapak kos Dhani buat makan-makan sama-sama di deket pos. Awalnya sih nolak sambil malu-malu tapi akhirnya ikutan juga, dan yang dateng juga gak banyak soalnya anak-anak kos juga pada pulang.

Semangat tujuh belasan memang direfleksikan dengan sangat bergam. Mulai acara masang umbul-umbul, bendera, bikin lomba yang bikin jalan diblokir sampe acara renungan suci di malam tujuh belasan. Saya sempat membayangkan acara 17an yang ada daerah komplek perumahan elite itu.
Ok mungkin mulai dari pas waktu mau masang bendera di depan rumah. Mungkin seperti ini percakapan si Tuan dengan asisten-nya.

Si Tuan: "Min..(Parmin maksute..klo milih Frans kan aneh) besok tolong cari bendera merah putih yang baru soalnya bendera lama warnanya sudah gak merah putih lagi,..sekalian pasang tiang juga dan jangan lupa dikasih wax biar ngilap"
Asisten : "Ok tuan, saya nanti saya nyari di Sogo, kayaknya ada sale bendera..new arrival tuan"
Si Tuan : "Aduh..gak usah ke Sogo..langsung ke Wong Hang aja, bilang pesen bendera...pilih bahannya yang bagus, yang silky dan gak gampang kusut"



Acara games makan krupuk mungkin diganti tortilla chips (heee...) atau lomba panjat pinang yang biasanya hadiahnya cuman radio, panci, ato paling mentok sepeda kali aja hadiah utamanya mobil ato rumah. Syukurannya mungkin lebih attraktif acaranya.

+ :"Baik..bapak-bapak..ibu-ibu sekalian.... acara selanjutnya adalah pemotongan tumpeng yang  semua bahan-bahannya dibeli di Ranch Market...dijamin fresh dan hiegenis...silakan Pak Bondan mincicipi.."
+ :"Selanjutnya mari kita dengarkan lagu Indonesia Raya dengan khidmat dengan iringan Twilite Orcestra,..silakan Mas Adi MS...


Itulah sedikit halayan dan imajinasi saya, just wondered Eifel Tedja ikutan malam tujuh belasan dimana ya..?. Dan malem itu tampak kembang api dari kejauhan mengiringi anak-anak yang lagi nyemil kacang...(FYI: kembang api yang kita liat bukan dari perumdos, mungkin acara syukuran di perumahan lain..Pakowon City mungkin..hee)


Semangat kemerdekaan itu tetap ada, dan insya Allah akan selalu ada. Mungkin acara semacam syukuran tidak hanya end up dengan perut kenyang tapi bagaimana menyatukan yang muda dengan yang tua. Mungkin tidak hanya berbagi makanan tapi berbagi pengalaman hidup yang perlu buat anak muda ditengah semangat kemerdekaan RI yang ke 62 tahun ini.

Insya Allah kita tetap Merdeka..!



Sunday, August 05, 2007

What A Note


            Setiap orang punya hak untuk berekpresi dan mengejawantahkan (nah..lo) unek-unek dari yang bikin eneg sampe bikin sumpek. Seperti halnya ketika saya seperti biasa melakukan ritual buang hajatan di sebuah bilik toilet di PT. PAL -tempat di mana saya melakukan kerja praktek selama sebulan- ditengah penantian yang tidak berujung saya menemukan selembar kertas yang di gantung di dinding toilet. Entah mengapa akhir-akhir ini saya sering melakukan eksperimen "nyicipin" toilet di tempat-tempat yang baru saya kunjungi. No matter wat how it looks like yang penting bisa ditongkrongin dan berlubang sudah bikin ilang rasa kawatir..(berlebihan...)..seperti kayak kemarin waktu nganterin AjieNdut ke Pengadilan Negeri (gak...Aji gak dituduh nge-mutilasi si Hairul waktu kerja praktek...) buat sidang tilang dan dia butuh pendamping yang gak hanya bisa ngasih dukungan moril tapi juga spiritual, seorang fotografer sekaligus penata gaya dan juga orang yang bisa nenangin dia waktu panik...(at least saya gak nyodorin baygon cair waktu motornya kena tilang dan dibawa polisi...)..tapi si pendamping ini agak sedikit bermasalah dengan urusan sistem ekskresi-nya jadi suka ngilang dan ditemuin lagi ngobrol sendirian di toilet.
Balik ke tujuan awal tadi...(seperti biasa...muter-muter kemana-mana..)..saya ternyata menemukan selembar kertas kecil yang isinya kayak biro jodoh tapi ini sifatnya indie jadi langsung dor-to-dor ( di toilet cowok pula..).



Klo diliat-liat gak ada yang kurang dari si Mbak yang satu ini, bahkan Dian Sastro aja (katanya) mirip dia.




Ya..klo mas-mas-nya ada yang tertarik monggo..nanti saya kasih nomernya, sekalian ikut membantu Mbak-Yang-diMiripin-Dian-Sastro Ini dapet jodoh yang tepat,  dan dapat membina keluarha sakinah, mawadah dan warohmah.Amiennn...(lha kok jadi bantuin promosi..).

Dan ada satu lagi catatan yang berisi deretan angka-angka yang bikin jidat saya
berkerut dan jantung berdenyut , bukan karena saya gak bisa baca tulis, 
tapi mungkinkah ini adalah deret bilangan yang harus dipecahkan
dan mengandung kode rahasia, ataukah hanya barisan angka togel yang bakalan
keluar di hari itu...(gimana bacanya angka togel kayak gitu...)

Saturday, August 04, 2007

Penting Banget Ya..? : Putri ITS jadi Putri Indonesia



Berawal dari SMS tengah malam ditengah tidur saya yang pulas, dan saya terjaga waktu alarm hp berbunyi dengan lagu "What Goes Around"...(pilihan lagu yang mantap buat alarm..sebelumnya malah Gravity-nya Coldplay dengan durasi 5 menit...hee)



From : Ajiekurus
Message:Guh,akhrny ank its ad yg jd miss universe, kpn km nyusul...?
04/08/2007
00:38
Sapa..?Sahru...?...iya ntar saya susul..saya ikutan Putra Indonesia ato Milo Men Hunt 2007..saya tidur dulu...penting banget ya...?


From:+62586311XXXX
Message:Putri Indonesia 2007/2008,dr Jatim.Mhsiswa ITS, Tek.Industri.Kbar2i d millist y =p hee..
04/08/2007
00:39
Penting banget...ya?saya tidur lagi dulu..besok beli pulsa dan bales sms, iya nanti saya posting di milis.,btw milis yang mana?

Dan sesuai janji maka saya langsung ke warnet buat nyapa mbak-mbak penjaga warnet..hee. Sakalian check email yang sudah 3 hari ini tidak saya liat dan inbox-nya sudah ada 75an, hal itu semua gara-gara presentasi Kerja Praktek yang cukup menguras waktu, pikiran, dan tenaga. Jadi 3 harian ini saya nginep di kosan temen saya dan sedikit menggangu metabolisme tubuh. Kembali ke permasalah Putri Indonesia 2007 dan eh eh siapa..dia..sampai saya kecipratan sms begini...sebelumnya saya juga sempat denger bahwa perwakilan Jatim untuk Putri Indonesia 2007 adalah anak Teknik Industri ITS angkatan 2005, namanya Putri Raemawasti. Hal ini dibenarkan oleh narasumber yang merupakan temen satu angkatan dia yaitu sodara Anggi Indra Pamungkas (anak EDS ITS yang kemarin gagal di JOVED...JOVED dan PPI..agak beda dikit). Pemilihan Putri Indonesia (PPI) yang melibatkan nama ITS dan sekaligus menjadi duta Jatim pertama yang menjadi Putri Indonesia. Dan karena semalem saya langsung tidur begitu nyampe rumah jadi gak mellihat langsung prosesi tanya jawab ala beauty pegeant yang kayak biasanya...singkat, implisit, konotatif, persuasif, mendalam, dan stunning..(hee..mungkin kayak jawaban Nadine waktu final dulu...dia juga gak ngerti maksud dari jawabannya apa'an..). Tapi yang jelas klo dari nama Almamater yang disandang, 3B yang biasa jadi jargon itu sudah ada pada si Putri ini..(Putri Raemaswasti..maksudnya..)..bahkan mungkin lebih..dari sekedar 3B (3M...mungkin...hee) ditambah kemampuan applied science, dan kemampuan IT yang dimiliki bukan tidak mungkin si Putri ini bikin kejutan lagi di Mis Universe, itupun kalau tidak ada masalah soal keikutsertaannya. Ya paling tidak Putri orang kedua ITS yang muncul di Halaman pertama surat kabar nasional selain Pak Nuh, dan mungkin saja tak lama lagi dunia gemerlap showbiz tanah air sedang menunggu kiprah dia. Ini baru anak ITS yang jadi Putri Indonesia..gimana klo temen satu jurusan saya, bisa-bisa inbox saya penuh dan depan rumah sudah nunggu wartawan gosip...penting banget ya..?

Berita Terkait